
Pernah nggak sih lagi bengong di kelas, tiba-tiba kepikiran, “Kalau masuk ITB, dompet gue aman nggak ya?” Atau ada guru yang ngomong, “Kamu cocok banget ke ITB,” terus di kepala langsung muncul satu kata: biaya. 👀
Atau mungkin kamu lagi di fase galau: pengin kuliah di kampus top kayak ITB, tapi juga pengin nggak bikin orang tua kejang lihat tagihan UKT. Dilema anak bangsa banget, ya?
Nah, di artikel ini kita bakal bahas Update Terbaru Biaya Kuliah ITB 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program dengan gaya ngobrol santai. Biar kamu nggak cuma “ngimpi ke ITB”, tapi juga punya gambaran realistis soal uang kuliahnya. Jadi bukan cuma mikirin nilai UTBK, tapi juga strategi finansial.
Kenalan Dulu: Apa Sih Maksud “Biaya Kuliah ITB 2026”?
Jadi gini, biaya kuliah ITB itu sekarang sistemnya udah pakai UKT (Uang Kuliah Tunggal) buat jalur SNBP & SNBT, plus ada skema lain buat jalur Mandiri. Nah, tiap tahun angka ini bisa naik, disesuaikan sama kebijakan kampus.
Update Terbaru Biaya Kuliah ITB 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program ini ngebahas gambaran biaya per fakultas dan program studi, termasuk kisaran UKT dan tipe-tipe jalur masuk yang bikin angka di tabel bisa beda. Biar kamu nggak kaget pas udah keterima, terus baca tagihan kayak lihat harga skincare high-end.
Gambaran Umum Biaya Kuliah ITB 2026
1. Skema UKT ITB: Dari yang Ringan sampai “Nyesek Dikit”
UKT di ITB biasanya dibagi beberapa golongan, dari yang paling ringan sampai yang lumayan tinggi. Golongan kamu bakal ditentukan dari kemampuan ekonomi keluarga. Jadi bukan cuma soal nilai, tapi juga data penghasilan orang tua dan kondisi rumah tangga.
Secara umum (berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya), ada kisaran:
- Golongan rendah: cocok buat keluarga dengan penghasilan terbatas
- Golongan menengah: mayoritas mahasiswa ada di sini
- Golongan tinggi: buat yang penghasilan orang tuanya cukup kuat
Detail resmi 2026 biasanya bakal diumumkan langsung di website ITB, jadi kamu perlu rajin cek info resminya juga. Biasanya ITB update di laman penerimaan mahasiswa barunya.
2. Bedanya Jalur SNBP/SNBT vs Mandiri di ITB
Nah, ini faktor yang sering banget dilupain: jalur masuk bisa ngaruh ke biaya. Di banyak kampus, termasuk ITB, jalur Mandiri kadang punya skema uang kuliah yang agak beda (bisa berupa UKT khusus atau ada Iuran Pengembangan).
Jadi jangan cuma mikir, “Yang penting keterima dulu, jalur apa aja gas.” Jalur itu game changer buat urusan dompet. Kalau kamu ngerasa kondisi keuangan keluarga agak ngepas, ngejar jalur SNBP atau SNBT bisa jadi langkah yang jauh lebih aman.
Biaya Kuliah ITB 2026 per Fakultas & Program (Gambaran Umum)
3. Fakultas Teknik (FTI, FTSL, FTMD, STEI, dll.)
Kalau kamu tim anak STEM yang hidupnya nggak jauh dari rumus, peluang besar kamu bakal ngincer fakultas-fakultas teknik di ITB. Secara umum, program teknik itu biaya kuliahnya cenderung di level menengah ke atas, apalagi yang butuh lab dan peralatan mahal.
Contoh program studi yang biasanya diincar banget:
- Teknik Mesin
- Teknik Sipil
- Teknik Kimia
- Teknik Elektro / Informatika (STEI)
Semakin “high demand” dan butuh fasilitas canggih, biasanya biaya kuliahnya relatif lebih tinggi dibanding beberapa program lain. Tapi, sebanding juga kok sama peluang kerja ke depannya.
4. Fakultas Sains, MIPA, dan Sekolah Farmasi
Buat kamu yang suka ngulik rumus, eksperimen, atau ngebayangin kerja di lab, ITB juga punya program sains dan farmasi yang kuat banget. Biaya kuliahnya biasanya masih mirip pola teknik, tapi variasinya bisa beda antar program.
Contohnya:
- Matematika, Fisika, Kimia
- Biologi
- Farmasi
Program kayak Farmasi biasanya butuh praktikum dan alat lab yang intensif. Jadi, tetap siapin mental (dan budget) buat hal-hal kayak jas lab, buku referensi impor, dan lain-lain.
5. Fakultas Seni Rupa, Desain, dan Bisnis
ITB nggak cuma soal teknik dan sains. Ada juga:
- Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
- Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
FSRD punya “biaya tak terlihat” kayak alat gambar, cat, kertas khusus, sampai keperluan studio. Sementara SBM, meski nggak selab intensif teknik, biasanya punya biaya kuliah yang juga di range menengah–atas karena status dan demand-nya gede.
Jadi, kalau kamu anaknya kreatif banget, atau pengin jadi pebisnis masa depan, budgeting kamu bukan cuma soal UKT, tapi juga perlengkapan penunjang.
6. Program Sarjana Terapan / Program Khusus
Beberapa sekolah atau program di ITB punya kurikulum khusus, kerja sama industri, atau fasilitas unik. Biasanya ini bikin struktur biayanya sedikit beda dari program reguler.
Biasanya info lengkap per program bisa kamu cek di website ITB atau kamu bisa bandingin gambaran biayanya lewat portal lain, misalnya di biayakuliah.id yang ngebahas banyak kampus top di Indonesia.
Contoh Real-Life: Biar Kebayang di Dunia Nyata
7. Beberapa Skenario Anak SMA & Mahasiswa
Contoh 1: Raka, anak kelas 12, pengin banget masuk Teknik Informatika ITB. Nilai dia oke, tapi bapaknya supir online, ibunya jualan makanan. Raka akhirnya gaspol di SNBP & SNBT, rajin cari info beasiswa, dan ngumpulin berkas buat pengajuan UKT golongan rendah. Di sini, strategi dia bukan cuma belajar, tapi juga “main cantik” di perencanaan biaya.
Contoh 2: Dina udah keterima di FSRD ITB. Dia baru nyadar kalau selain UKT, ada biaya ekstra kayak alat gambar, cat akrilik, sampai sketchbook yang lumayan ngegigit. Akhirnya dia buka jasa komisi ilustrasi online, lumayan buat nambal-nambal kebutuhan alat.
Contoh 3: Fajar masuk SBM ITB lewat jalur Mandiri. UKT-nya beda dari teman-teman jalur SNBT. Untungnya dia dan orang tua udah cek info biaya dari jauh-jauh hari, jadi pas dapat pengumuman biaya, mereka nggak kaget kayak lihat soal UTBK yang keluar materi belum dia pelajari.
Tips & Strategi Praktis Biar Nggak “Kaget Dompet”
8. Cara Ngatur Rencana Keuangan Buat Kuliah di ITB
- 1. Risearch harga dari jauh-jauh hari
Jangan nunggu lulus dulu baru cari info. Browsing info biaya di website resmi ITB, lalu bandingin dengan platform kayak biayakuliah.id – biaya kuliah ITB. Ini game changer banget buat nyusun strategi. - 2. Simulasi “anggaran bulanan”
Hitung bukan cuma UKT, tapi juga: kos, makan, transport, kuota, buku, sampai jajan. Bayangin aja kayak bikin build karakter di game: semua poin harus dialokasikan, jangan dihabisin di satu skill doang (misal: cuma mikirin kos mewah tapi lupa uang makan). - 3. Aktif cari beasiswa sejak SMA
Banyak beasiswa yang bisa di-apply bahkan sebelum kuliah, dari pemerintah, swasta, sampai yayasan. Rajin cek info di sekolah, internet, dan portal beasiswa. Langkah ini bisa jadi life saver kalau nanti UKT kamu di golongan yang agak tinggi. - 4. Ngobrol jujur sama orang tua
Kadang anak tuh gengsi nanya soal kondisi keuangan keluarga. Padahal, ngobrol terbuka soal kemampuan bayar kuliah bisa bikin kamu dan orang tua bikin strategi bareng, termasuk misalnya nabung khusus 1–2 tahun sebelum kamu masuk kuliah. - 5. Punya “rencana B” kampus atau jurusan
Nggak semua orang cocok sama satu kampus, dan nggak semua keluarga sanggup di satu tingkat biaya. Punya alternatif kampus lain dengan biaya lebih ramah (yang bisa kamu cek juga di biayakuliah.id) itu bukan tanda nyerah, tapi tanda kamu realistis.
Kesalahan Umum Saat Ngomongin Biaya Kuliah ITB
9. Hal-Hal Konyol yang Sering Kejadian
1. Cuma fokus di “biaya resmi”, lupa biaya hidup
Banyak yang cuma lihat angka UKT di brosur, terus mikir, “Oh, masih aman kok.” Padahal belum ngitung kos di Bandung, makan, laundry, kegiatan himpunan, sampai nongkrong tipis-tipis yang ujung-ujungnya nggak tipis.
2. Nggak ngecek perbedaan jalur masuk
Ada yang asal masuk jalur Mandiri tanpa ngecek struktur biaya, baru pusing pas lihat angka. Padahal info kayak gini biasanya udah ada jauh-jauh hari di website kampus.
3. Malu ngajuin keringanan atau beasiswa
Beberapa mahasiswa sebenarnya eligible buat UKT lebih rendah atau beasiswa, tapi malu atau takut ribet ngurus berkas. Padahal, beberapa beasiswa itu bisa bener-bener ngurangin beban keluarga.
4. Nggak update info resmi
Ngandelin info dari kakak kelas tahun-tahun sebelumnya itu oke buat gambaran awal, tapi angka resmi tiap tahun bisa beda. Selalu silang-check dengan situs resmi ITB dan sumber kredibel lain. Kalau perlu, cek juga kebijakan nasional dari Kemendikbud.
Jadi, Worth It Nggak Kuliah di ITB dengan Biaya Segitu?
10. Balik Lagi ke Mimpimu Sendiri
Pada akhirnya, Update Terbaru Biaya Kuliah ITB 2026 Lengkap Per Fakultas dan Program ini bukan buat nakut-nakutin kamu, tapi biar kamu bisa ngelihat gambaran utuh: mimpi besar + angka realistis.
Kalau kamu ngerasa, “Kayaknya berat deh,” bukannya mundur total, coba ubah jadi, “Oke, berarti gue perlu strategi ekstra.” Mulai dari ngejar jalur SNBP/SNBT, cari beasiswa, sampai rajin ngulik info biaya kuliah di berbagai kampus buat dibandingin, misalnya lewat artikel lain di biaya kuliah UNPAD atau kampus besar lain.
Kuliah di ITB itu bisa jadi game changer buat masa depan kamu, tapi cuma kalau kamu siap secara akademik dan finansial. Dua-duanya nggak perlu sempurna, yang penting kamu tahu kondisimu, punya rencana, dan mau gerak.
Penutup: Langkah Kecil yang Bisa Kamu Lakuin Mulai Hari Ini
Coba bayangin 3–4 tahun lagi, kamu duduk di kampus ITB, ngerjain tugas sambil ngopi, dan inget masa-masa kamu baca artikel kayak gini buat nyusun rencana. Seru juga kan kalau itu beneran kejadian?
Biar makin dekat ke situ, kamu bisa mulai dari hal simpel:
- Cari info resmi biaya ITB 2026 di website kampus
- Bandingin dengan kampus lain di biayakuliah.id
- Diskusi sama orang tua soal budget kuliah
- Set target: mau tembus jalur mana dan siapin apa aja
Kalau kamu masih bingung milih jurusan atau pengin bandingin biaya kampus lain, kamu bisa lanjut eksplor artikel-artikel lain soal biaya kuliah di Indonesia. Pelan-pelan aja, yang penting kamu jalan, bukan cuma bengong sambil bilang, “Nanti juga kepikiran.”
Jadi, next step kamu apa nih: ngecek website ITB, ngobrol sama orang tua, atau mulai hunting beasiswa?