Perbedaan Batuk Alergi dan Biasa Beserta Gejalanya

Perbedaan Batuk Alergi dan Biasa Beserta Gejalanya

Posted on


Batuk alergi dan batuk biasa adalah hal yang sama, bahkan sampai gejalanya hampir mirip. Namun, tahukah Anda bahwa keduanya sebenarnya berbeda? Kita harus mengakui bahwa sangat sulit untuk membedakannya.

Sebagai informasi, keluhan ini bisa muncul karena reaksi tubuh terhadap sesuatu. Baik itu infeksi atau alergi, keadaan ini sangat diperlukan sebagai perlindungan terhadap saluran pernapasan agar benda asing, virus atau kuman tidak masuk, terutama di paru-paru.

Perlu diketahui bahwa perawatan untuk kedua jenis ini tidak sama. Jangan bingung karena efeknya memperburuk kondisi, jadi coba pahami dulu apa perbedaannya, agar Anda bisa melakukan perawatan pertama dengan benar.

Bedakan batuk alergi dengan batuk biasa

Perbedaan Antara Batuk dan Alergi dan Gejala Umum
Sumber: alodokter.com

Agar lebih mudah membedakannya, kami akan membahasnya satu per satu, dimulai dari penyebab alerginya. Ketika, Anda merasa seperti ini, sebenarnya itu adalah respons imun terhadap zat tertentu.

Biasanya senyawa tersebut dapat menimbulkan berbagai reaksi yang sedang berlangsung. Untuk memudahkan pemahaman, perhatikan ilustrasi yang akan dijadikan sebagai contoh, perhatikan berikut ini.

Seseorang menyapu lantai, ternyata banyak debu yang terhirup. Secara spontan ia akan batuk terus-menerus, jika ini terus berlanjut, sesuatu yang serius dapat terjadi. Misalnya sesak napas hingga harus dibawa ke rumah sakit.

Dari sini baru diketahui kan? Ini, batuk alergi adalah salah satu jawabannya agar Anda bisa segera menghindarinya sebelum kondisinya semakin parah. Jangan khawatir, dalam penelitian kondisi seperti ini tidak akan menular.

Baca Juga : Penyebab Batuk dan Cara Mengatasinya

Bisakah itu disembuhkan? Jawabannya tidak, jika Anda mengalami penyebab ini lagi, kemungkinan Anda akan mengalami batuk berulang. Tidak ada obatnya, pasien hanya perlu mengetahui dan menghindari pemicunya.

Apakah Anda sudah tahu tentang batuk alergi, sekarang saatnya untuk memahami yang biasa. Dimana faktor utamanya adalah virus. Kondisi ini bisa menular ke orang lain, yang berasal dari droplet.

Untuk jenis ini, Anda bisa menyembuhkannya dengan membeli obat di apotek. Jika masih belum efektif, istirahat dan minum vitamin C untuk meningkatkan stamina.

Cara mengatasinya dengan mudah

Perbedaan Antara Batuk dan Alergi dan Gejala Umum
Sumber: health.kompas.com

Tidak hanya menghindari alergen, tetapi pada batuk alergi, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Setidaknya cara ini menawarkan ketenangan, sehingga kemungkinan terjadi lagi dalam beberapa menit ke depan sangat kecil.

Langkah terbaik adalah minum banyak air, dengan cara ini tubuh akan terus terhidrasi. Kemudian coba ikuti langkah selanjutnya

  1. Gunakan pelembab udara sebagai upaya membersihkan udara dari kotoran, alat ini juga dapat melegakan saluran pernafasan. Jika tidak, gunakan saja air panas, hirup uapnya perlahan.
  2. Untuk meredakan batuk alergi ini, cobalah mandi dengan air hangat, setidaknya bisa membantu mengencerkan lendir.
  3. Kemudian bersihkan area sekitar dan jauhkan dari alergen, dengan cara ini Anda bisa aman dari batuk alergi.
  4. Jika cara ini masih sulit untuk meredakannya, Anda bisa membeli obatnya, tapi konsultasikan dulu ke dokter, agar tidak salah dan bisa berakibat fatal.

Gejala yang terlihat

Perbedaan Antara Batuk dan Alergi dan Gejala Umum
Sumber: detikhelath.com

Pada batuk alergi, Anda bisa melihat gejala-gejala tertentu yang akan muncul, seperti lendir yang dihasilkan bening. Selain itu, Anda mungkin juga mengalami batuk kering atau tenggorokan yang sangat gatal.

Ada juga beberapa orang yang berpura-pura lelah, pilek dan bersin, hingga sakit kepala. Andai saja masalah ini semakin parah dan tidak sembuh. Anda bisa membawanya ke dokter untuk diobati.

Pada dasarnya, batuk merupakan tanda awal bahwa tubuh sedang tidak enak badan. Oleh karena itu, jangan anggap enteng, jika Anda merasakannya dan sulit mengelolanya sendiri, segera ke rumah sakit terdekat, sebelum menjadi fatal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *