Ketahui Penyebab Milia pada Wajah Kamu dan Cara Atasinya!

Ketahui Penyebab Milia pada Wajah Kamu dan Cara Atasinya!

Posted on


Anda mungkin pernah melihat milia di wajah ini, tetapi sering disamakan dengan memar. Karena bentuknya yang kecil dan berwarna putih, terlihat seperti jerawat, sehingga terlihat seperti komedo atau komedo. Juga, di mana mereka berada di bawah mata, dahi, hidung, dagu, atau pipi dalam satu kelompok, kita sering salah mengucapkannya.

Baca Juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Wajah Bruntusan

Milia sebenarnya tidak berbahaya lho ladies, namun hanya akan mempengaruhi penampilan wajah saja. Nah, untuk mengetahui cara mengatasinya, yuk simak penjelasannya di bawah ini agar kamu tahu penyebabnya sehingga kamu bisa mengatasinya dengan cara yang tepat!

Penyebab milia di wajah

Kenali penyebab milia di wajah dan cara mengatasinya!
Gambar: istockphoto.com

Milia juga biasa disebut bercak susu ya ladies, karena bentuknya yang kecil dan berwarna putih atau kuning. Milia sebenarnya adalah kista kecil yang paling umum terjadi pada bayi, tetapi berbagai jenis milia dapat menyerang siapa saja pada usia berapa pun. Ada beberapa jenis milia, yaitu:

  1. Milia bayi baru lahir: biasanya muncul di hidung bayi.
  2. Milia primer: Kista kecil umum di kelopak mata, dahi, pipi, atau alat kelamin yang menyerang anak-anak dan orang dewasa.
  3. Milia sekunder: Ini diakibatkan oleh kerusakan pada kulit, seperti ruam, luka bakar, lecet, dan paparan sinar matahari.
  4. Milia remaja: ini terjadi karena kondisi yang diwariskan.
  5. Milia di piring: Muncul di belakang telinga, di kelopak mata, di pipi atau rahang pada wanita usia 40-60 tahun.
  6. Multipel letusan milium: muncul di wajah, lengan atas atau perut bagian atas, disertai rasa gatal.

Milia bisa muncul karena tubuh kita mengelupaskan sel-sel kulit mati, namun ketika sel-sel ini gagal mengelupas, sel-sel kulit mati tersebut terperangkap di bawah kulit baru, mengeras dan membentuk milia.

Kenali penyebab milia di wajah dan cara mengatasinya!
Gambar: istockphoto.com

Selain itu, milia juga bisa terjadi akibat lesi kulit seperti ruam, luka, paparan sinar matahari, penggunaan steroid jangka panjang, atau bisa juga dipengaruhi oleh faktor genetik dan penyakit autoimun. Faktor tambahan yang menyebabkan munculnya milia di wajah antara lain:

  • Menggunakan produk perawatan kulit yang tidak cocok untuk kulit Anda.
  • Riasan atau bekas kosmetik yang menyumbat pori-pori Anda.
  • Tidak cukup tidur.
  • Memiliki kondisi kulit tertentu seperti eksim atau rosacea.

Cara Mengatasi Milia di Wajah

Kenali penyebab milia di wajah dan cara mengatasinya!
Gambar: pexels.com

Padahal, tanpa melakukan apapun, milia ini akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu atau bulan. Namun, terkadang kita merasa tidak sabar dan bersemangat untuk segera membuangnya dengan memaksa dan mencabutnya.

Namun, bisa menjadi lebih buruk dan menyebabkan iritasi kulit atau bahkan infeksi. Nah, untuk mengatasi milia di wajah, ada beberapa cara aman yang bisa dilakukan. Sebagai:

  • Cuci wajah Anda dengan lembut setiap hari dan terkadang gunakan air hangat.
  • Gunakan tabir surya dan pelembab.
  • Eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati.
  • Konsultasikan dengan dokter kulit Anda.

Jika Anda bertanya bagaimana cara mencegah milia, sebenarnya ada beberapa jenis yang tidak bisa dicegah. Namun, beberapa lainnya dapat dihindari dengan melakukan hal-hal berikut, seperti:

Kenali penyebab milia di wajah dan cara mengatasinya!
Gambar: pexels.com

  • Hindari krim atau salep yang kental.
  • Selalu jaga kebersihan wajah.
  • Hindari menggunakan steroid lebih lama dari yang ditentukan.
  • Eksfoliasi kulit Anda sesering mungkin.
  • Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan.

Demikian penjelasan mengenai penyebab dan cara mengobati milia pada wajah. Cara-cara tersebut bisa kamu ikuti untuk mengembalikan kondisi kulit yang terkena milia dengan cepat. Jadi, itu akan meningkatkan penampilan Anda, nona.

Sumber: webmd, klinik cleveland saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *