Benjolan di Belakang Telinga? Ketahui dan Pahami Penyebabnya!

Benjolan di Belakang Telinga? Ketahui dan Pahami Penyebabnya!

Posted on


Benjolan di belakang telinga, dalam banyak kasus, biasanya tidak berbahaya. Namun, jika Anda memilikinya, bukan berarti Anda tidak mengetahuinya! Benjolan ini dapat terjadi karena beberapa alasan. Dan biasanya akan muncul dengan berbagai ukuran dan bentuk. Seperti berukuran kecil sampai sedang, bisa juga keras atau lunak.

Nah, benjolan ini bisa terjadi dimana saja di tubuh kita ladies. Untuk itu, kita juga perlu memahami apa penyebab munculnya benjolan di tubuh kita. Terkadang benjolan yang tidak menimbulkan gejala.

Namun, ada benjolan yang bisa menimbulkan rasa sakit, gatal, atau bahkan perasaan yang sangat tidak nyaman. Itulah sebabnya kita harus selalu lebih memperhatikan tubuh kita. Seperti bola yang muncul di belakang telinga ini. Yuk simak beberapa penyebab munculnya benjolan tersebut. Diantara yang lain:

1. Infeksi

Benjolan di belakang telinga?  Ketahui dan pahami penyebabnya!
Sumber: pexels.com

Salah satu penyebab benjolan di belakang telinga kita adalah karena infeksi, seperti pilek, flu, sakit tenggorokan, mononukleosis, otitis, konjungtivitis, herpes, gigi berlubang, gingivitis atau infeksi saluran pernafasan. Infeksi ini dapat menyebabkan pembengkakan dan peradangan pada kelenjar getah bening di belakang telinga.

Kelenjar getah bening biasanya merespons dengan bertambahnya ukuran saat tubuh melawan infeksi. Ini biasanya berukuran cukup kecil dan kemungkinan akan hilang dengan sendirinya dalam 3-30 hari.

2. Benjolan mastoiditis di belakang telinga

Mastoiditis adalah infeksi bakteri yang mempengaruhi tulang mastoid di belakang telinga. Ini sering terjadi ketika infeksi telinga tengah tidak diobati dan menyebar. Hal ini menyebabkan munculnya benjolan disertai gejala seperti sakit kepala, penurunan pendengaran, dan keluarnya cairan seperti cairan dari telinga.

3. Jerawat vulgaris

Benjolan di belakang telinga?  Ketahui dan pahami penyebabnya!
Sumber: istockphoto.com

Penyebab lain dari benjolan ini adalah jerawat. Tak hanya di wajah, jerawat juga bisa muncul di beberapa bagian tubuh lho, Ladies. Jerawat ini muncul karena ketika folikel rambut di kulit tersumbat. Sel kulit mati dan minyak dapat menyumbat folikel dan dapat berkembang menjadi benjolan. Dalam beberapa kasus, benjolan ini akan menjadi besar, padat, dan terkadang menyakitkan.

Baca juga: Perhatian, Adanya Jerawat di Bagian Wajah Ini Merupakan Indikasi Penyakit Tertentu

4. Kista sebasea

Kista sebasea juga menjadi penyebab munculnya benjolan di belakang telinga kita. Kista jenis ini berkembang di sekitar kelenjar sebaceous, yang bertanggung jawab untuk memproduksi minyak yang melumasi kulit dan rambut Anda. Kebanyakan kista sebaceous menyebabkan sedikit atau tidak ada rasa sakit. Namun, jika menjadi bengkak, perih, merah atau nyeri, sebaiknya periksakan ke dokter kulit ya ladies.

5. Massa lipoma di belakang telinga

Benjolan di belakang telinga?  Ketahui dan pahami penyebabnya!
Sumber: istockphoto.com

Lipoma adalah jenis massa yang tidak menimbulkan rasa sakit atau gejala lainnya. Ini adalah pertumbuhan berlebih dari sel-sel lemak yang dapat muncul di mana saja di tubuh dan biasanya tumbuh perlahan. Meski terlihat seperti kista sebaceous, namun keduanya berbeda lho, Ladies. Lipoma terdiri dari sel-sel lemak, sedangkan kista sebaceous terdiri dari sebum. Namun, pengobatan untuk kedua massa adalah sama dan biasanya melibatkan operasi pengangkatan.

Nah ladies, benjolan di belakang telinga bisa dideteksi dengan tangan. Jika benjolan lunak dan kenyal, itu mungkin lipoma. Jika benjolan terasa sakit saat disentuh, mungkin itu jerawat atau kista sebaceous. Meskipun benjolan tersebut menimbulkan gejala seperti demam atau menggigil, namun dapat dikatakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh infeksi.

Inilah penjelasan yang bisa Anda pahami dari penyebab munculnya benjolan di belakang telinga. Jika Anda memilikinya, Anda dapat mendeteksi terlebih dahulu jenis massa apa yang muncul. Jika Anda khawatir massa tersebut berbahaya, Anda bisa segera berkonsultasi ke dokter, ladies.

Sumber: tuas, garis kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published.