Beberapa Alasan Memafkan Orang Selingkuh yang Bisa Jadi Pelajaran

Beberapa Alasan Memafkan Orang Selingkuh yang Bisa Jadi Pelajaran

Posted on


Penasaran, bagaimana Anda bisa memaafkan pasangan yang ketahuan selingkuh? Ada banyak alasan mengapa memaafkan seseorang yang selingkuh adalah pilihan yang tepat. Meski terdengar aneh, namun ada pasangan yang melakukannya. Hasilnya beragam, 50% berhasil dan sisanya berakhir.

Berdasarkan pernyataan di atas, Anda pasti bertanya-tanya apa alasan sebenarnya mereka bisa menghapus sakit hati itu dan memulai kembali? Apakah ini hanya tentang jatuh cinta?

Inilah alasan untuk memaafkan orang-orang kafir

Beberapa Alasan untuk Memaafkan Curang Yang Bisa Dijadikan Pelajaran
Sumber: Cantika.com

Beberapa orang memiliki perspektif berbeda tentang perselingkuhan. Intinya bukan sakit hati, tapi kenapa bisa terjadi seperti itu. Bisa dibilang mereka melihat akar masalahnya.

Hal-hal seperti ini dapat digunakan untuk mengajarkan bahwa sebuah kesalahan harus memiliki sebab dan akibat, tidak terjadi begitu saja. Ketika mereka menemukan penyebab utama, kedua pasangan pasti akan menemukan kebahagiaan abadi.

Mereka bisa mendapatkan pelajaran berharga untuk mengarungi kehidupan di masa depan. Juga bagi anda yang sudah berkeluarga, melihat dari sisi ini membuat kedewasaan bertambah, kebahagiaan terasa abadi.

Kenyamanan satu sama lain

Beberapa Alasan untuk Memaafkan Curang Yang Bisa Dijadikan Pelajaran
Sumber: girlbanget.grid.id

Alasan memaafkan orang yang selingkuh adalah rasa nyaman yang dirasakan. Arti kata nyaman disini bukan karena terlalu cinta hingga membutakan segalanya. Tapi, lebih dari itu, levelnya sangat tinggi.

Kamu mampu menerima segala kekurangan dan kesalahan pasanganmu. Inilah cinta sejati dan jodoh, jika ada kesalahan saling mengabaikan. Kita tidak bisa saling menunjuk.

Perselingkuhan yang terjadi harus diakui sebagai salah satu kesalahan umum. Biasanya korban dan tersangka melihatnya dari sudut pandang bahwa itu adalah kelemahan terbesar mereka.

Akibat dari kelemahan ini adalah alasan untuk memaafkan orang yang selingkuh. Pada dasarnya, tidak ada yang sempurna, jadi kesalahan mungkin terjadi, Anda selalu dapat memiliki kesempatan kedua, selebihnya tergantung pada tampilan yang Anda lihat.

Pengalaman yang sama

Beberapa Alasan untuk Memaafkan Curang Yang Bisa Dijadikan Pelajaran
Sumber: wolipop.detik.com

Poin berikutnya mengapa mereka melakukan ini didasarkan pada sebuah pengalaman. Mungkin Anda pernah selingkuh dan ingin bertaubat, tapi tidak sempat. Sekarang saatnya.

Hal-hal seperti ini sebenarnya sah-sah saja, pada dasarnya seseorang akan melakukan kesalahan tidak peduli seberapa besar atau kecilnya. Ketika itu terjadi mereka pasti akan memberikan kesempatan, setidaknya ada harapan kesalahan ini tidak akan terjadi.

Selain itu, pasangan dapat benar-benar bertobat dan tidak mengulanginya lagi. Dengan cara ini, hubungan mereka sebagai pasangan atau suami istri dapat berjalan lebih lancar dan bahagia. Hanya saja, untuk mengembalikan suasana seperti semula, dibutuhkan banyak waktu.

Meski ikhlas, para korban perselingkuhan masih merasakan trauma yang mendalam. Terkadang rasa benci itu akan muncul dengan sendirinya, jadi bersabarlah dan teruslah berusaha untuk membuat hubungan menjadi baik.

Jaga reputasi baik di antara keluarga

Beberapa Alasan untuk Memaafkan Curang Yang Bisa Dijadikan Pelajaran
Sumber: cnnindonesia.com

Alasan memaafkan orang yang selingkuh selanjutnya adalah nama baik keluarga. Kondisi ini sering terjadi pada sebagian keluarga yang masih mempertahankan nama dan rasa malu akibat tindakan sebuah keluarga.

Kelihatannya terpaksa, tapi bisa jadi cikal bakal kalau hubungan keduanya bisa harmonis. Hal ini terjadi karena tekanan dari orang tua yang selalu bersikeras agar kesalahan seperti itu tidak terjadi lagi.

Baca juga: Inilah Alasan Orang Berselingkuh Di Belakangmu

Kondisi tersebut akan semakin kuat jika memang kedua pasangan sudah memiliki anak. Memaafkan adalah salah satu pilihan terbaik, karena anak mereka tidak bersalah sama sekali.

Jika masih terserah ego masing-masing, maka tidak adil bagi anak-anak yang masih membutuhkan dua orang tua penuh. Tidak dilanjutkan meskipun cinta itu sama dan tidak ada perbedaan.

Mengapa orang memaafkan kecurangan terkadang sulit untuk dilihat secara logis. Hanya saja kedua pasangan tahu alangkah baiknya, tak heran langkah ini diambil secara sadar dan tulus. Jika Anda adalah diri Anda sendiri, apakah Anda akan memaafkan atau tidak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *