5 Kebiasaan Makan yang Bermanfaat bagi Kesehatan Mentalmu

5 Kebiasaan Makan yang Bermanfaat bagi Kesehatan Mentalmu

Posted on


Selain memberikan efek buruk, makanan juga dapat memberikan efek baik bagi tubuh jika dilakukan dengan benar. Nasehat ini datang langsung dari para ahli nutrisi, ladies, bahwa diet dapat menyebabkan “reaksi dan proses kimia” dalam tubuh yang mempengaruhi kesehatan mental dan membuatnya lebih cerah. Apa saja kebiasaan-kebiasaan tersebut? Simak daftarnya di bawah ini!

1. Jangan fokus menurunkan berat badan, fokuslah pada kesehatanmu

5 kebiasaan makan yang bermanfaat bagi kesehatan mental Anda
Foto: pexels.com

“Berfokus pada ‘bentuk tubuh’ dan mengurangi makanan menempatkan Anda dalam pola pikir negatif dan menekankan larangan,” kata Kitty Broihier, MS, RD, LD, pemilik NutriComm Inc. sebagai stres, [dan] tubuh yang stres suka mempertahankan sumber dayanya. Lemak adalah sumber daya bagi tubuh kita.

Broihier merekomendasikan untuk memikirkan apa yang akan Anda dapatkan dari makan lebih sehat. Misalnya, lebih banyak energi dan perasaan baik. “Pemikiran positif ini memudahkan Anda untuk membuat pilihan yang mendukung tujuan Anda karena pilihan itu tidak menghukum seperti pembatasan diet.”

Broihier melanjutkan, “Tubuh Anda tidak akan merasa stres dalam prosesnya, itu akan terasa aman. Tubuh yang merasa aman lebih mungkin untuk merespon lebih baik terhadap pilihan makanan sehat Anda. Dan itu akan membantu Anda lebih dekat dengan tujuan Anda.

2. Makan berbagai buah dan sayuran

5 kebiasaan makan yang bermanfaat bagi kesehatan mental Anda
Foto: pexels.com

Buah-buahan dan sayuran, bahkan jenis olahan (seperti jus buah 100%), telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan mental dengan secara positif mempengaruhi kualitas tidur, kepuasan hidup, suasana hati, kreativitas, harga diri, stres, kecemasan, gejala depresi dan kecemasan. kesejahteraan mental secara keseluruhan, menurut penelitian tahun 2020 di jurnal Nutrisi yang ditinjau sejawat.

“Kebanyakan orang tahu bahwa makan banyak buah dan sayuran baik untuk kita,” kata Broihier. “Mereka menyediakan nutrisi seperti vitamin dan mineral, serta serat dan air. Ini terlibat dalam banyak reaksi dan proses kimia dalam tubuh kita yang mendukung fungsi otak, termasuk memberi makan bakteri yang bermanfaat dalam mikrobioma usus kita.

3. Jaga ususmu

Ini bukan slogan iklan, tetapi memberi makan usus dengan baik penting untuk poros usus-otak. Jaringan komunikasi dalam tubuh yang menghubungkan sistem saraf enterik dan pusat. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan pada saluran pencernaan dapat mengubah hubungan usus-otak dan dapat memengaruhi suasana hati, kognisi, dan kesehatan mental secara negatif.

“Koneksi usus-otak tergantung pada mikrobioma usus yang sehat,” kata Broihier. “Produk warna-warni juga mengandung berbagai macam fitonutrien, yang menurut penelitian terkait dengan peningkatan kognisi, termasuk memori, suasana hati, dan fungsi eksekutif, yang pada dasarnya adalah kemampuan kita untuk melakukan tugas mental setiap hari.”

Satu studi bahkan menemukan bahwa makan hingga 30 jenis tanaman yang berbeda per minggu menyebabkan beragam mikrobioma usus, yang berarti tubuh memiliki berbagai bakteri sehat yang bermanfaat bagi pencernaan dan, oleh karena itu, kesehatan mental. .

Baca juga: 3 “aturan” makanan untuk tidur lebih baik yang harus Anda abaikan

4. Tambahkan ikan ke dalam makanan Anda

5 kebiasaan makan yang bermanfaat bagi kesehatan mental Anda
Foto: pexels.com

Selain makan berbagai buah dan sayuran, penelitian menunjukkan bahwa makan ikan secara teratur dapat meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi risiko demensia. Lipid dan asam lemak esensial yang ditemukan pada ikan telah terbukti mengurangi risiko depresi dan mencegah penurunan mental dan kognitif yang berkaitan dengan usia.

Harvard Health menyarankan makan satu atau dua porsi tiga ons ikan berminyak seminggu – seperti salmon, herring, mackerel, ikan teri dan sarden – akan mengurangi risiko depresi dan penyakit Alzheimer, serta penyakit jantung, penyakit jantung dan stroke.

5. Makan makanan anti-inflamasi

Menurut pendapat Jurnal Internasional Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakatmengikuti diet anti-inflamasi dengan asupan tinggi sayuran, buah-buahan dan ikan dikaitkan dengan penurunan risiko depresi.

Sementara ikan, buah-buahan, dan sayuran adalah makanan penting dalam diet anti-inflamasi, menggabungkan makanan anti-inflamasi lainnya adalah kunci untuk mendapatkan berbagai nutrisi seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun. Banyak dari makanan ini mengandung lemak sehat seperti asam lemak omega-3, yang keduanya telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan mental dengan meningkatkan suasana hati, mengurangi gejala depresi dan mengurangi risiko penyakit saraf seperti demensia.

Sebaliknya, penting untuk mengurangi asupan makanan inflamasi yang dapat memperburuk gejala depresi. Makanan ini termasuk tambahan gula, soda, dan junk food. Para ahli umumnya menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan tersebut untuk kepentingan kesehatan mental.

Yuk, mulai terapkan kebiasaan makan sehat ini sekarang, ladies! Tidak hanya untuk kesehatan fisik Anda, tetapi juga untuk kesehatan mental Anda!

Sumber: thehealthy.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.